
Dusun Baron, Desa Cikakak – Sabtu malam, 26 Juli 2025 — Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan rutin Rijalul Ansor yang digelar di Masjid An-Nur, Dusun Baron, Desa Cikakak. Acara yang diadakan setiap malam Minggu ini tak hanya diikuti oleh para anggota Ansor, namun juga melibatkan mahasiswa KKN kelompok 21 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) yang sedang menjalankan pengabdian di desa tersebut.

Persiapan acara dimulai sejak sore hari. Para bapak-bapak Ansor bersama mahasiswa bahu membahu memasang bendera Ansor di sepanjang jalan menuju masjid sebagai bentuk semangat dan penanda kegiatan keagamaan yang kental dengan nilai-nilai tradisi NU. Sementara itu, para mahasiswi sibuk menyiapkan konsumsi acara, mulai dari melipat kardus snack hingga mengisinya dengan jajanan ringan.

Acara dimulai pukul 19.30 WIB dan dibuka oleh pembawa acara (MC) yang merupakan salah satu mahasiswi KKN. Suasana menjadi semakin hangat ketika memasuki sesi sambutan. Dalam sambutan mahasiswa, ketua kelompok KKN (Koordinator Desa) menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan warga dan memaparkan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Sambutan tersebut disambut antusias oleh warga yang bahkan langsung meminta kontak pribadi kordes untuk koordinasi lebih lanjut.
Selanjutnya, acara memasuki inti kegiatan yaitu pembacaan Rotibul Haddad yang dipimpin oleh Pak Darsiman, salah satu tokoh Ansor Desa Cikakak. Pembacaan berlangsung dengan khidmat dan disertai kekhusyukan para hadirin.

Puncak acara adalah mau’idzoh hasanah yang disampaikan oleh Gus Najieh, Ketua Banser Kecamatan Wangon. Dengan gaya penyampaian yang santai namun berbobot, beliau membawakan ceramah bertema keseharian dan spiritualitas. Salah satu materi menarik yang disampaikan adalah tentang doa minum kopi, yang dibacakan dengan nada jenaka namun sarat makna:
“Allahummaj‘alha nūran libaṣarī wa ‘āfiyatan libadanī wa syifā-an liqalbī wa dawā-an likulli dā-in, yā Qawiyyu yā Matīn.”
(Makna: Ya Allah, jadikanlah ia cahaya bagi penglihatanku, kesehatan bagi tubuhku, penyembuh bagi hatiku, dan obat bagi segala penyakit, wahai Dzat Yang Maha Kuat dan Maha Kokoh.)
Selain itu, Gus Najieh juga memberikan ijazah amalan salat taubat beserta bacaan dzikir yang dianjurkan dilakukan setelahnya, untuk memperkuat spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, anggota Ansor, dan warga. Kebersamaan yang terjalin malam itu menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan mahasiswa dalam membangun kehidupan spiritual yang lebih bermakna di Desa Cikakak.
| Land Area | 100 m2 |
| Building Area | 90 m2 |
| Location Status | Wakaf |
| Year Established | 2015 |
Leave a Reply